Jumat, 30 Maret 2018

Kekerasan Orang Tua Terhadap Anak


A.      Peristiwa Kekerasan Orang Tua Terhadap Anaknya
Orang tua merupakan komponen dalam keluarga yang terdiri dari ayah dan ibu, dan merupakan hasil pernikahan yang sah. Pada dasarnya orangtusa adalah orang yang menjadi penjaga dan pelindung bagi anak-anaknya, tapi kenyataanya masih banyak sekali kekerasan yang terjadi pada anak dan pelakunya adalah orang tuanya sendiri.

Kekerasan juga terjadi dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini.
1.       Faktor Ekonomi
Kekurangan ekonomi biasanya menjadi penyebab kekekrasan pada anak dikarenakan orang tua terlalu terbebani dengan kebutuhan anak sedangkan ekonomi tidak mendukung.

2.       Pola Pikir orang Tua.
Seseorang yang dahulunya sering mendapatkan kekerasan adri oang tuanya, terkadang ketika ia sudah memiliki anak ia akan menjadikan apa yangb pernah ia alami dimasa lalu sebagai acara ia mendidik anak.

3.       Kurangnya Pemahaman Agama.
Orang tua yang memiliki pemahaman agama yang kurang baik biasanya akan melakukan kekerasan terhdapa anak tanpa pikir panjang, karena mereka tidak mengetahui bahwa anak adalah titipan dari tuhan yangbharus disayangi dan dijaga.

4.       Mental Orang Tua yang Belum Siap.
Mental orang tua yang kurang siap biasnya terjadi karena pernikahan yang dipaksa atau menikah karena dijodohkan.
Peristiwa kekerasan orang tua terhadap anaknya mungkin sudah sering kita lihat melalui media massa seperti  tv, medos, dll. Lalu bagaimana jika kita melihat kejadian kekerasanya secara langsung, apa yang harus kita lakukan ?

Apabila saya melihat kejadian seperti ini maka saya akan melkukan tindakan pencegahan kepada orang tuanya, karena tindak kekerasan yang dialami oleh seorang anak akan berdampak sangat besar terhadap kondisi psikis dan mentalnya, apalagi yang melakukan tindakan itu ialah orang tuanya sendiri.

B.      Menghadapi Anak Yang Bandel.
Seorang anak yang menjadi bandel atau nakal bisa disebabkan oleh banyak faktor salah satu nya ialah pengaruh lingkungan dan teman-teman. Mungkin hampir setiap orang pernah bertemu dengan anak-anak bandel yang susah di diatur, lalu bagaimana jika kita yang menjadi orang tuanya ? apa yang akan kita lakukan ?

Jika saya menjadi orang tua dari anak yang bandel tentu akan menjadi sebuah ujian kesabaran tersendiri, tetapi bagaimanapun sifat anak orang harus tetap mendidiknya karena orang tua adalah seorang pengajar terbaik bagi anaknya. Banyak cara yang bisa saya lakukan untuk mendidik anak-anak yang bandel seperti dengan cara-cara berikut ini:
1.       Memberikan Pemahaman Agama Yang Baik.
Seorang anak yang, menjadi bandel  bisa jadi karena kurang pemahan agama yang diberikan orang tuanya, sehingga menyebabkan anak tersebut menjadi orang yang susah diatur. Sehingga penting sekali bagi pemahaman agama yang diberikan oleh orang tua  kepada anaknya agar anak tersebut menjadi agama seorang yang baik,  karena agama mengajarkan seorang itu menjadi seorang yang baik dan patuh terhadap orang tua.

2.       Memberikan Perhatian Yang Lebih.
Seorang anak sangat membutuhkan perhatian dari orang tuanya, karena ini merupakan sebuah dukungan tersendiri untuk kemajuan mental dan psikis seorang anak. Sebagai contoh banyak anak-anak yang nakal diluar sana kebanyakan dikarenakan kurangnya perhatian dari orang tua.

3.       Memperhatikan Lingkungan Dan Teman-Teman.
Lingkungan dan teman-teman sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak, lingkungan dan teman-teman yang baik pasti akan sangat mendukung perkembngan mental anak untuk menjadi lebih baik. Sedangkan lingkungan dan teman-teman yang buruk akan memberikan dampak yang negatif terhadap anak, sebagai contoh anak yang memiliki sifat yang baik apabila berteman dengan orang-orang yang buruk bisa saja terjerumus menjadi orang-orang yang buruk juga.


Jumat, 23 Maret 2018

Pertumbuhan Penduduk Dan Pengaruh Budaya Barat

Pertumbuhan Penduduk Dan Pengaruh Budaya Barat Di Indonesia

A.      Pertumbuhan Penduduk
                Pertumbuhan penduduk  biasanya selalu dikaitkan dengan  masalah perekonomian suatu negara, semakin besar pertumbuhan penduduknya maka  semakin besar pula usaha yang harus dilakukan pemerintah untuk menyediakan fasilitas-fasilitas dan kebutuhan lainya untuk warga negaranya. Bila pemerintah tidak dapat menyediakan fasilitas-fasilitas dan kebutuhan lainya maka  besar kemungkinan tingkat kemiskinan negara tersebut alkan meningkat.

1.       Pengertian Pertumbuhan Penduduk
        Pertumbuhan penduduk bisa diartikan sebagai bertambahnya populasi penduduk suatu negara  sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu pada sebuah populasi menggunakan “per waktu unit”.
        Pertumbuhan penduduk juga bisa diartikan sebagai perubahan  populasi penduduk baik penambahan maupun penguranya.

2.       Faktor Pertumbuhan Penduduk
        Pertumbuhan dapat dilihat dari faktor-faktor berikut ini:
a)      Kematian (Mortalitas)
                                Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk, kematian juga dibedakan menjadi dua yaitu  tingkat kematian kasar dan tingkat kematian spesifik/khusus.
                                Angka kematian dapat dipengruhi oleh faktor penghambat  kematian (anti mortalitas) dan faktor pendukung kematian (pro mortalitas).

1.       Anti Mortalitas
v  Lingkungan hidup sehat.
v  Fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap.
v  Ajaran agama melarang bunuh diri dan membunuh orang lain.
v  Tingkat kesehatan masyarakat tinggi.
v  Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk.

2.      Pro Mortalitas
v  Sarana kesehatan yang kurang memadai.
v  Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
v  Terjadinya berbagai bencana alam.
v  Terjadinya peperangan.
v  Terjadinya kecelakaan lalu lintas.
v  Tindakan bunuh diri dan pembunuhan.

b)      Kelahiran (Fertilitas).
                        Jika kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk, maka kelahiran bersifat menambah populasi penduduk suatu negara.
                        Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi angka kelahiran :
1.      Pro Natalitas (Mendukung Kelahiran).
v  Kawin muda
v  Pemikiran bahwa banyak anak banyak rejeki.
v  Anak menjadi kebanggaan orang tua.

2.      Anti Natalitas (Menghambat Kelahiran).
v  Progrsm KB dari pemerintah.
v  Ketentuan batas usia menikah.
v  Adanya penyakit tertentu yang menghalangi untuk memilki anak.

c)      Migrasi.
                        Migrasi dapat diartikan sebagai perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain. Migrasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu imigrasi dan emigrasi. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran.
                        Contohnya para penduduk korban perang di timur tengah yang bermigrasi ke negar-negara eropa, sehingga menyebabkan penduduk negar-negara di eropa mengalami pertumbuhan penduduk.


Pertumbuhan penduduk memberikan dampak positif dan negatif.

Dampak negatif :
·         Peluang angka pengangguran semakin meningkat.
·         Lahan untuk bertani semakin berkurang.
·         Semakin banyak polusi dari rumah tangga.
·         Sulit menyediakan pangan.
Dampak positif:
·         Mudah mendapatkan pekerja yang murah.
·         Meningkatnya investasi.
·         Meningkatya inovasi.

B.      Pengaruh Budaya Barat Di Indonesia.
Budaya barat masuk ke indonesia diperkirakan ketika indonesia dijajah oleh negara-negara eropa seperti Belanda, Portugis, dan lain-lain.Budaya barat sangat mudah masuk ke dalam negara indonesia sehingga banyak dari warga atau penduduk negara kita lebih suka menggunakan budaya barat daripada budayanya sendir. Sebenarnya tidak masalah tergantung dari masyarakat kita yang mana budaya yang baik dan juga budya yang buruk. Lalu mengapa budaya barat bisa dengan mudahnya masuk ke indonesia ?.

Budaya barat bisa dengan mudah masuknya ke indonesia dapat disebabkan oleh beberapa faktor:
·         Kurangnya penjagaan dari pemerintah dalam penggunaan internet.
·         Salah menggunakan teknologi.
·         Era modernisasi yang memungkinkan sulit untuk mencegah masuknya budaya barat ke Indonesia.

                        Akibat dari masuknya budaya barat ke indonesia menyebabkan banyak dari penduduk indonesia sendiri mulai meninggalkan kebudayaanya sendiri. Lalu bagaimana keadaan kebudayaan indonesia sekarang ?.
            Di zaman sekarang kita bisa melihat bagaimana pengaruh budaya barat mempengaruhi pikiran anak-anak inonesia contohnya para remaja yang lebih suka menggunakan pakaian-pakainan seksi yang dapat mengundang kejahatan.
            Dari cntoh diatas dapat kita simpulkan bagaiman budaya kita mulai diringgalkan oleh anank-anak bangsa yang lebih memilih budaya barat sebagai pola kehidupan merke sehari-hari.



           

Jumat, 16 Maret 2018

Diskriminasi Dan Etnosentris


DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRIS

A.      Diskriminasi
Mendengar kata diskriminasi tentu tidak asing lagi bagi kita, hampir setiap hari terjadi diskriminasi di seluruh dunia. Bahkan mungkin secara sadar atau tidak kita sering melakukanya. Lalu apa pengertian diskriminasi, seperti apa contohnya?, dan faktor apa saja yang mempengaruhinya ?.
1.                    Pengertian Diskriminasi

                Menurut Theodorson & Theodorson diskriminasi diartika sebagai perlakuan yang tidak               seimbang terhadap perorangan atau kelompok berdasrkan sesuatu, seperti bedasarkan                           suku,agama, ras, atau kelas-kelas sosial.
                Menurut Doob diskriminasi merupakan perilaku yang ditujukan untuk mencegah suatu               kelompok atau membatasi kelompok lain yang berusaha mmiliki atau , mendapatkan sumber               daya.
                Dari pengertian diatas dapat diartiksn bahwa diskriminasi adlah  suatu perbuatan atau                 perilaku yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap seseorang atau kelompok lain             secara tidak adil karena ras, agama, atau kasta sosial sehingga seseorang yang didiskriminasi               tersebut terhalang dari apa yang seharusnya ia dapatkan.

2.                 Contoh  Diskriminasi

§  Diskriminasi Ras
Diskriminasi ras adalah sebuah pemikiran oleh suatu ras yang memandang atau menganggap ras mereka ras yang paling baik/unggul dengan memandang rendah ras lain. Contohnya  ras kulit putih memandang mereka sebagai ras yang paling baik jika dibandingkan ras kulit hitam.

·         Diskriminasi Intelektual
Diskriminasi seperti ini tentu tidak asing asing lagi bagi kita biasanya terjadi di lingkungan pendidikan seperti sekolah atau universitas. Contohnya seorang guru akan lebih dekat kepada seorang siswa yang pintar dibandingkan siswa yang dianggap bodoh.

·         Diskriminasi Gender
Wanita dianggap lemah dibandingkan  pria sehingga sering terjadi pelecehan terhadap wanita , bahkan sampai terjadi pembunuhan.

·         Diskriminasi Kasta sosial
Diskriminasi ini adalah jenis diskriminasi yang terjadi karena adanya perbedaan status sosial seseorang dimasyarakat. Contohnya  seorang pasien rumah sakit yang mengunakan kartu BPJS atau jamkesmas  tidak mendapatkan perawat yang sama   baiknya dibandingkan pasien yang tidak menggunakan kartu BPJS.
·         Diskriminasi Kesehatan
Diskriminasi jenis ini sering terjadi dilingkungan masyarakat contohnya  seorang yang memiliki penyakit seperti HIV/AIDS  akan dihindari oleh masyarakat disekitarnya  atau disebut juga dikucilkan.

·         Diskriminasi Terhadap Penyandang Cacat
Diskriminasi seperti ini sudah sering  terjadi disekiytar kita seperti seseorang yang memiliki kekurangan fisik akan dianggap sebelah mata oleh masyarakat sekitar dan terkadang menjadi buah bibir masyarakat sekitar.

·         Diskriminasi Terhadap Sarjana Lulusan PTS
Seorang yang lulus dari sebuah Pergurua Tinggi Negeri (PTN) akan dipandang lebih berkualitas jika dibanding seorang yang lulus kuliah dari Perguruan Tinggi  Swasta (PTS) sehingga sebuah perusahaan atau instansi akan lebih memprioritaskan untuk merekrut  seorang yang lulusan PTN. Padahal belum tentu sepenuhmya anggapan seperti itu benar.

·         Diskriminasi Agama
Contohnyua diskriminasi ini sering terjadi diseluruh dunia terutama di daerah amerika atau eropa, seperti wanita muslim yang bercadar akan mendapatkan gelar “ TERORIS” sehimgga ia akan mendapatkan kekrasan fisik. Contohn lainya adalah ketika amerika melarang penerbangan dari beberapa negara muslim di daerah timur tengah karena mereka beranggapan bahwa timur tengah sebagai daerah penghasil teroris. Atau contoh lain adalah pembantaian umat muslim rohingya di Rakhine Myanmar oleh umat budha karena kekhawatiran akan terjadinya penyebar luasan agama islam di Myanmar.


3.                 Faktor Penyebab Terjadinya Diskriminasi
      Beberapa faktor penyebab terjadinya diskriminasi :

·         Adanya Perbedaaan Agama.
·         Sejarah Dari Suatu Bangsa.
·         Adanya Perbedaabn Kepribadian.
·         Persaingan Yang Ketat Dalam Masyarakat.
·         Adanya Kesenjangan Sosial Dan Ekonomi
·         Kegagalan Seorang Pemimpin.
·         Adanya Campur Tangan Orang Luar Yang Ingin Memecah Belah Persatuan.

B.       Etnosentris
Etnosentris dapat diartikan sebagai sebuah pemikiran dari kelompok atau orang tentang  suatu kebuayaan, dengan pemikiran bahwa budaya yang ia ikuti adalah buadaya yang terbaik dan menganggap budaya orang lain berada dibawah budayanya. Sikap seperti bisa diartikan sebagai fanatik terhadap budaya sendiri.
Contoh etnosentris dalam masyarakat kita adalah seorang yang berbudaya jawa atau sunda akan menganggap budaya papua adalah buadya yang tidak sopan karena pakaian mereka yang terlalu terbuka, jika dibandingkan dengan budaya jawa tau sunda yang memiliki pakaian yang jauh lebi sopan.

Etnosentris dapay terjadi karena faktor-faktor seperti berikut:
a.       Kurangnya pengetahuan tentang budaya orang lain.
b.      Tidak terbukanya budaya seorang terhdap orang lain.
c.       Beragam budaya juga bisa memicu terjadinya etnosentris.
                                                                                                                                                                               


                                                



PROPOSAL USAHA PRODUKSI RAK SEPATU MULTIFUNGSI

  PROPOSAL USAHA RAK SEPATU MULTIFUNGSI         Disusun oleh: Nama             : Asep Septiawan NPM             : 36417757...