Jumat, 23 Maret 2018

Pertumbuhan Penduduk Dan Pengaruh Budaya Barat

Pertumbuhan Penduduk Dan Pengaruh Budaya Barat Di Indonesia

A.      Pertumbuhan Penduduk
                Pertumbuhan penduduk  biasanya selalu dikaitkan dengan  masalah perekonomian suatu negara, semakin besar pertumbuhan penduduknya maka  semakin besar pula usaha yang harus dilakukan pemerintah untuk menyediakan fasilitas-fasilitas dan kebutuhan lainya untuk warga negaranya. Bila pemerintah tidak dapat menyediakan fasilitas-fasilitas dan kebutuhan lainya maka  besar kemungkinan tingkat kemiskinan negara tersebut alkan meningkat.

1.       Pengertian Pertumbuhan Penduduk
        Pertumbuhan penduduk bisa diartikan sebagai bertambahnya populasi penduduk suatu negara  sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu pada sebuah populasi menggunakan “per waktu unit”.
        Pertumbuhan penduduk juga bisa diartikan sebagai perubahan  populasi penduduk baik penambahan maupun penguranya.

2.       Faktor Pertumbuhan Penduduk
        Pertumbuhan dapat dilihat dari faktor-faktor berikut ini:
a)      Kematian (Mortalitas)
                                Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk, kematian juga dibedakan menjadi dua yaitu  tingkat kematian kasar dan tingkat kematian spesifik/khusus.
                                Angka kematian dapat dipengruhi oleh faktor penghambat  kematian (anti mortalitas) dan faktor pendukung kematian (pro mortalitas).

1.       Anti Mortalitas
v  Lingkungan hidup sehat.
v  Fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap.
v  Ajaran agama melarang bunuh diri dan membunuh orang lain.
v  Tingkat kesehatan masyarakat tinggi.
v  Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk.

2.      Pro Mortalitas
v  Sarana kesehatan yang kurang memadai.
v  Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
v  Terjadinya berbagai bencana alam.
v  Terjadinya peperangan.
v  Terjadinya kecelakaan lalu lintas.
v  Tindakan bunuh diri dan pembunuhan.

b)      Kelahiran (Fertilitas).
                        Jika kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk, maka kelahiran bersifat menambah populasi penduduk suatu negara.
                        Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi angka kelahiran :
1.      Pro Natalitas (Mendukung Kelahiran).
v  Kawin muda
v  Pemikiran bahwa banyak anak banyak rejeki.
v  Anak menjadi kebanggaan orang tua.

2.      Anti Natalitas (Menghambat Kelahiran).
v  Progrsm KB dari pemerintah.
v  Ketentuan batas usia menikah.
v  Adanya penyakit tertentu yang menghalangi untuk memilki anak.

c)      Migrasi.
                        Migrasi dapat diartikan sebagai perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain. Migrasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu imigrasi dan emigrasi. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran.
                        Contohnya para penduduk korban perang di timur tengah yang bermigrasi ke negar-negara eropa, sehingga menyebabkan penduduk negar-negara di eropa mengalami pertumbuhan penduduk.


Pertumbuhan penduduk memberikan dampak positif dan negatif.

Dampak negatif :
·         Peluang angka pengangguran semakin meningkat.
·         Lahan untuk bertani semakin berkurang.
·         Semakin banyak polusi dari rumah tangga.
·         Sulit menyediakan pangan.
Dampak positif:
·         Mudah mendapatkan pekerja yang murah.
·         Meningkatnya investasi.
·         Meningkatya inovasi.

B.      Pengaruh Budaya Barat Di Indonesia.
Budaya barat masuk ke indonesia diperkirakan ketika indonesia dijajah oleh negara-negara eropa seperti Belanda, Portugis, dan lain-lain.Budaya barat sangat mudah masuk ke dalam negara indonesia sehingga banyak dari warga atau penduduk negara kita lebih suka menggunakan budaya barat daripada budayanya sendir. Sebenarnya tidak masalah tergantung dari masyarakat kita yang mana budaya yang baik dan juga budya yang buruk. Lalu mengapa budaya barat bisa dengan mudahnya masuk ke indonesia ?.

Budaya barat bisa dengan mudah masuknya ke indonesia dapat disebabkan oleh beberapa faktor:
·         Kurangnya penjagaan dari pemerintah dalam penggunaan internet.
·         Salah menggunakan teknologi.
·         Era modernisasi yang memungkinkan sulit untuk mencegah masuknya budaya barat ke Indonesia.

                        Akibat dari masuknya budaya barat ke indonesia menyebabkan banyak dari penduduk indonesia sendiri mulai meninggalkan kebudayaanya sendiri. Lalu bagaimana keadaan kebudayaan indonesia sekarang ?.
            Di zaman sekarang kita bisa melihat bagaimana pengaruh budaya barat mempengaruhi pikiran anak-anak inonesia contohnya para remaja yang lebih suka menggunakan pakaian-pakainan seksi yang dapat mengundang kejahatan.
            Dari cntoh diatas dapat kita simpulkan bagaiman budaya kita mulai diringgalkan oleh anank-anak bangsa yang lebih memilih budaya barat sebagai pola kehidupan merke sehari-hari.



           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROPOSAL USAHA PRODUKSI RAK SEPATU MULTIFUNGSI

  PROPOSAL USAHA RAK SEPATU MULTIFUNGSI         Disusun oleh: Nama             : Asep Septiawan NPM             : 36417757...